Setelah tidur, Pearl merasa giginya tak sakit lagi. Dan ada satu lagi. Pearl terkejut bukan main!. Ada kalung bergambar lolipop di lehernya. Ia juga menemukan secarik kertas. Begini isinya...
Aku adalah peri lolipop. Aku yang memberimu kalung lolipop kepadamu. Kalung itu mempunyai kekuatan. Bahkan kekuatan apapun yang kamu mau. Tetapi, untuk melakukan kejahatan, kalung ini tak bereaksi. Maka jagalah kalung itu. Kalung itu akan sangat berharga bagimu. Oh iya... Jangan lupa, habis makan lolipop, kamu harus sikat gigi. Dan satu lagi, jika kamu ingin bertemu denganku atau membutuhkanku, panggilah aku dengan cara: genggam kalung itu dan ucapkan " Peri Loli Liliva, muncullah" maka aku akan muncul dihadapanmu.
Peri Lolipop Liliva
"Terima kasih, peri Liliva" Kata Pearl dalam hati. Ia sangat gembira. Kemudian, ia mempunyai ide bagus. Ia pun memanggil Peri Liliva. Ia menggenggam kalung itu.
"Peri Liliva, muncullah!" Kata Pearl. Sekejap kemudian, peri cantik bersayap biru ke unguan itu benar-benar muncul dihadapan Pearl.
"Ada apa, Pearl?" Tanya Peri Liliva.
"Peri Liliva, aku ingin membuka toko lolipop. Dan tokoku itu, laris dibeli anak-anak" Ucap Pearl. Peri Liliva berpikir sejenak.
"Em... bagaimana,ya??" Kata Peri Liliva.
"Aku mohon..." Harap Pearl.
"Ok... aku kabulkan permintaanmu. Tapi, kamu harus izin dulu ke ibumu" Ujar Peri Liliva.
"Ok! Terima kasih, Peri Liliva!" Kata Pearl.
"Sama-sama" Balas Peri Liliva. "Sekarang kamu izin dulu. Dan aku harus kembali sebentar ada urusan. Jika sudah selesai, ucapkanlah lewat kalungmu itu" Kata Peri Liliva. Tak lama kemudian, Peri Liliva menghilang. Dan Pearl meminta izin kepada ibunya.
"Bu, boleh tidak Pearl membuka toko lolipop?" Tanya Pearl.
"Tapi, kan, kamu masih kecil" Jawab ibu Pearl.
"Ayolah, bu... Pearl ingin sekali.... Pearl juga dibantu, kok sama teman Pearl. Namanya... em...em... Liliva. Ya bu, ya?" Rayu Pearl.
"Ya sudah. Ibu perbolehkan. Tetapi, pelajaran tidak boleh dilewatkan, ya!" Balas ibu Pearl.
"Iya... terima kasih, bu.." Ucap Pearl.
"Sama-sama" Jawab ibunya. Pearl pun menuju kekamar. Ia mengucapkan bahwa ia diperbolehkan oleh ibunya lewat kalungnya.
"Peri Liliva, aku diperbolehkan oleh ibuku" Ucap Pearl.
"Oh ya sudah. Sebentar lagi aku akan kesana" Balas Peri Liliva. Pearl tak menjawab. Ia malah bersorak gembira sambil meloncat-loncat diatas tempat tidur.
Beberapa menit kemudian, Peri Liliva muncul sambil tersenyum.
"Ada apa?" Tanya Pearl.
"Mari ikut aku" Kata Peri Liliva. Pearl pun mengikuti langkah Peri Liliva. Ibu Pearl sedang pergi. Jadi ibu Pearl tidak tau. Pearl terkejut sekaligus senang. Toko Lolipop miliknya sudah ada didepan rumahnya. Banyak anak yang sudah ada didepan tokonya. Tulisannya masih 'Tutup' jadi mereka belum bisa masuk. Toko itu juga sudah diresmikan oleh pemerintah. Tinggal memotong pita peresmian. Pearl pun memotongnya. Dan sekarang.... toko itu dibuka. Dengan terburu-buru, anak-anak memasuki toko yang luas itu. Disana ada berbagai macam lolipop. Pearl senang... sekali. Ia berterima kasih kepada Peri Liliva. Peri Liliva ikut senang.
Setiap harinya, toko itu selalu ramai dengan pembeli. Ibu Pearl senang karena anaknya sudah memiliki uang sendiri. Itu berkat Peri Liliva yang sudah membantunya. Kalung lolipop pemberian Peri Liliva pun selalu dipakainya. Setiap hari, dimana saja, dan kapan pun....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar